Trik Menyelam Profesional, Dari Pemula Jadi Ahli

Menyelam sangat menyenangkan tapi butuh banyak tahap untuk bisa aman menikmati indahnya dunia bawah air.

Diving menjadi olahraga menarik terutama buat yang suka melihat keindahan alam bawah laut. Tetapi sebelumnya beberapa tahapan untuk menjadi diver dan memiliki sertifikat diver sebagai tanda telah mendapat pelatihan dan menguasai teknik yang benar.

Untuk menjadi penyelam profesional harus melalui beberapa tahapan, ujian dan pelatihan. Dalam dunia penyelaman, tingkatan penyelam dimulai dari pemula. Untuk mendapatkan ‘gelar’ penyelam pemula, wajib mengikuti pembekalan di kelas. Kemudian praktek di kolam renang atau Try Scuba Dive dengan didampingi instruktur dan ‘master dive’ berlisensi sekolah menyelam.

Try Scuba Dive dilakukan sebelum melakukan kursus dan dilakukan selama setengah sampai satu jam. Untuk pemula biasanya akan memulai latihan dari kolam yang dangkal terlebih dahulu. Namun, sebelum terjun ke kolam renang, diharuskan melakukan pemanasan.

Kemudian masuk sesi pengenalan sejumlah peralatan bawah air, seperti tabung selam yang digunakan untuk menyimpan udara selama menyelam, regulator tahap 1 ini yang berhubungan langsung dengan katup tabung selam. Alat ini berfungsi untuk mengalirkan udara pada tekanan yang berbeda pada tiap selang, ada yang ‘high pressure’ dan ada yang ‘low pressure’. Sedangkan regulator tahap 2 adalah alat yang mengalirkan udara ke mulut kita. Selain regulator tahap 2, ada juga punya ‘octopus’ yang dipakai hanya dalam keadaan darurat. Warnanya kuning atau warna terang lainnya, sehingga lebih mudah terlihat.

Untuk mengatur seberapa tenggelam atau mengapungnya kita di bawah air, diperlukan alat control yang disebut BCD, ‘Buoyancy Control Device’. BCD berbentuk seperti jaket yang dapat digembungkan maupun dikempiskan melalui inflator. Alat ini untuk mengatur kedalaman yang diinginkan.

Untuk menyelam juga butuh pemberat yang diikatkan pada badan dengan sabuk atau dimasukkan ke BCD. Tak lupa yang wajib dipakai adalah sepatu katak atau fin dan masker.

Setelah Try Scuba Dive di kolam dangkal kemudian dilanjutkan ke kolam yang lebih dalam. Kelas ini merupakan bagian awal menjadi penyelam sebelum mencapai sesi ‘open water’.

Untuk mendapatkan sertifikat menyelam dan naik ke tingkat berikutnya, harus mengikut kelas diskusi selama tiga kali secara beruntun. Setelah itu akan dilakukan praktek di kolam sebanyak dua kali. Setelah itu, baru akan dilakukan ujian ke perairan terbuka.

Ujian berlangsung terbuka selama dua hari satu malam. Hari pertama uji ketrampilan penyelam mengenai peralatan selam. Ada sembilan keterampilan yang ditanya. Misalnya bagaimana cara membersihkan masker, melepaskan regulator dan BCD.

Hari kedua ‘fun dive’, dilepas untuk melihat cara menyelam bagus apa tidak. Lalu dilihat apakah dia peduli terhadap lingkungan dan kepedulian terhadap teman. Dan terpenting apakah dia peduli terhadap keselamatan diri sendiri.

Selepas kelas ‘open water’, para penyelam akan naik tingkat ke kelas ‘advance’. Di kelas advance ini diajarkan 6 macam kekhususan penyelaman. Ada 3 ‘speciality’ yang wajib diambil oleh para penyelam. Ada penyelaman malam, penyelaman dalam dan navigasi. Lalu juga ada pilihan penyelaman untuk fotografi dan video. Setelah dari kelas ‘advance’ maka akan naik tingkat ke ‘master scuba dive’ yang akan diberikan delapan ‘speciality’. Dari situ akan naik lagi ke ‘dive master’. Lalu naik ke instruktur. Di tingkat instruktur ada tiga tingkat lagi, yaitu instruktur, instruktur ‘trainer’ dan ‘course director’.

 

Foto: Delon Samudra