Mau Budidaya Kopi, Ini 5 Langkahnya

Saat ini, semakin banyak penikmat kopi dan juga ingin mencoba budidaya, tapi banyak yang belum mengetahui teknik bertanam kopi. Dengan mengetahui cara menanam kopi yang benar, Sahabat Pesona bisa memulainya sendiri di rumah dengan alat dan bahan-bahan yang diperlukan.

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil kopi dengan kualitas baik. Bukan hanya karena memiliki berbagai varietas, kopi dari Indonesia juga dikenal karena memiliki rasa yang khas. Nah, Sobat Pesona yang suka kopi, selain menikmati legitnya minuman ini, kita juga bisa, lho, menanam pohonnya sendiri. Dengan proses yang benar, Sobat Pesona bisa memanen biji kopi sendiri.

Saat ini, semakin banyak penikmat kopi dan juga ingin mencoba budidaya, tapi banyak yang belum mengetahui teknik menanam kopi. Dengan mengetahui cara menanam kopi yang benar, Sahabat Pesona bisa memulainya sendiri di rumah dengan alat dan bahan-bahan yang diperlukan. Berikut lima langkahnya:


1. Menyiapkan bibit kopi yang unggul
Pembibitan kopi bisa dilakukan secara generative melalui biji maupun generatif atau dengan cangkok. Cara cangkok bisa dilakukan dengan memilih bibit kopi unggul yang berkualitas bagus, lalu diletakkan kotak dilapisi tanah dan pasir setebal 5 cm. Siram bibit secara rutin. Setelah berumur 2- 3 bulan, pindahkan bibit ke dalam tempat yang lebih besar, seperti polybag, dengan perawatan penyiraman teratur dan pemberian pupuk. Pupuk yang digunakan sebaiknya jenis NPK sebagai pupuk dasar dan pupuk supernasa sebagai pupuk perawatan. Tunggu bibit kopi sampai berumur satu tahun sehingga siap untuk ditanam.

Untuk metode cangkok, pilih tanaman yang sehat dan berbuah lebat untuk dicangkok. Pilih juga batang-batang yang berukuran sedang dan lurus, dengan diameter sekitar 3 cm. Dengan cara ini waktu pembibitan lebih singkat, cepat berbuah seperti indukannya, dan tidak ada risiko mati. Hanya saja, tanaman kurang tahan terhadap penyakit.

2. Persiapan lahan
Sambil menunggu bibit kopi siap ditanam, lahan juga harus disiapkan. Lahan yang bagus untuk penanaman kopi adalah lahan yang telah diberi pupuk kandang. Sebelum ditanami bibit kopi, lahan didiamkan selama 2 bulan. Siapkan lubang ukuran 60 x 60 cm berjarak 2,5 x 2,5 meter. Kemudian pastikan lahan bebas dari hama menggunakan bakterisida dan fungisida. Kemudian diberi pupuk dasar.

3. Penanaman bibit
Bibit kopi yang telah siap dipindahkan segera ditanam di lubang yang sudah disiapkan di lahan. Gunakan pupuk kandang yang telah dicampur dengan tanah sebagai penutup lubang. Lalu siram secukupnya.


4. Tanaman Peneduh
Karena tanaman kopi merupakan tanaman yang membutuhkan keadaan sejuk dan tidak terpapar cahaya matahari langsung, maka dibutuhkan tanaman untuk dijadikan peneduhnya. Pohon peneduh yang baik sebaiknya pilih pohon yang cepat tumbuh dengan intensitas daun yang tidak terlalu rimbun. Varietas tanaman yang cocok untuk dijadikan peneduh ialah lamtoro dan sengon.

5. Perawatan tanaman kopi
Jika tanaman kopi telah tertanam sempurna, tinggal merawatnya sampai tanaman memasuki masa panen. Selama menunggu masa panen, lakukan penyiraman dan pemupukan tanaman kopi agar diperoleh hasil yang maksimal. Jika masa panen berakhir, harus segera melakukan pemangkasan tangkai tanaman kopi agar tanaman kopi dapat berproduksi lagi.