Berinteraksi dengan Gajah, Ini Aturan Mainnya

Karena tingkat kecerdasannya, tidak heran kalau gajah seringkali dijuluki sebagai raksasa yang pandai. Untuk lebih mengenal hewan ini, ada hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Gajah adalah salah satu hewan liar yang disukai banyak orang. Tubuhnya yang besar dan belalainya yang panjang memberi kesan bahwa hewan yang satu ini sungguh lucu dan unik. Orang-orang kerap menyebut gajah dengan sebutan raksasa yang pandai. Karena, meskipun tubuhnya besar, para ilmuwan meyakini bahwa tingkat kecerdasan seekor gajah setara dengan seekor simpanse.

Nah, Sobat Pesona tentu sudah tahu kalau di Lampung terdapat penangkaran gajah, tepatnya di daerah Way Kambas. Tempat tersebut didirikan untuk menangani besarnya jumlah perburuan dan penangkapan gajah secara ilegal yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Di sini, gajah-gajah dilindungi dan diberi tempat hidup di alam bebas.


Pantang Makanan Berminyak
Way Kambas terbuka untuk umum. Artinya, masyarakat dapat berkunjung dan menyaksikan bagaimana keseharian gajah di tempat penangkaran. Ada banyak hal yang dapat kita lakukan di Taman Nasional Way Kambas. Kita dapat melihat bagaimana gajah dilatih dan didik oleh mahout, sebutan untuk pawang gajah.

Kita dapat menyaksikan dan berinteraksi dengan gajah-gajah tersebut. Kita boleh berfoto bersama, menyentuh gajah, melihat bagaimana gajah dimandikan dan ikut memandikan, melihat mereka diberi makan dan ikut memberi makan. Dan yang paling lucu, bertanding sepakbola. Namun, tentu saja kita harus tetap mengikuti instruksi dan petunjuk yang diberikan oleh pemandu.

Ketika gajah mengulurkan belalainya kepada para pengunjung, mereka biasanya mengira akan diberi makan. Meski bertubuh besar, gajah pada dasarnya adalah binatang yang sensitif. Dengan begitu, kita harus berhati-hati jika ingin memberi makan gajah-gajah ini. Salah satunya, kita harus memperhatikan bahwa makanan yang ingin kita berikan cocok untuk sistem pencernaan gajah. Hindari memberi makan gajah dengan makanan berminyak karena dapat menyebabkan gajah diare.

Berwisata sambil belajar mengenal alam memang hal yang seru dan bernilai positif. Sobat Pesona bahkan dapat belajar mengenai isu-isu konservasi alam. Yang paling penting, selalu taati dan ikuti petunjuk dari pemandu. Selamat berwisata!


Foto: Galih Putra Ramadhan