Bagi Pemula, Perhatikan Ini Sebelum Mulai Rafting

Water sport yang satu ini bisa dibilang menjadi salah satu olahraga ekstrim yang sangat menantang untuk dicoba. Namun sebagai pemula, ada hal yang perlu kita perhatikan sebelum mulai rafting. Paling utama, jangan panik.

Bagi yang hobi wisata memacu adrenalin harus menjajal water sport satu ini. Namanya rafting, atau orang-orang lebih sering menyebutnya dengan arung jeram. Yup, olahraga ini biasa dilakukan di sungai yang memiliki arus yang deras dan terdapat banyak bebatuan.

Rafting merupakan suatu aktivitas pengarungan sungai yang berjeram atau riam, dengan menggunakan perahu karet, kayak, kano, dan dayung. Rafting dilakukan secara berkelompok, dan sangat mengandalkan pada kekompakan tim secara keseluruhan.

Kerja sama yang terpadu dan saling pengertian antar awak perahu, menjadi salah satu faktor utama yang menunjang keberhasilan melewati berbagai rintang di sungai. O, iya, biasanya dalam satu perahu terdiri dari 4-5 awak dan 1 kapten.

Perlu diingat, rafting merupakan olahraga yang penuh resiko. Jadi sebelum kita menjajal mengarungi sungai, pastikan tubuh kita dalam keadaan yang sehat, tidak dalam kondisi yang lelah. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan perlengkapan pendukung lainnya, seperti pelampung dan helm.

Pilihlah pelampung yang sesuai dengan ukuran badan, tidak terlalu ketat ataupun tidak terlalu longgar. Disarankan juga menggunakan baju yang tidak mudah menyerap air. Agar tidak terlalu berat jika terus terkena air.

Setelah semua perlengkapan kita lengkap, jangan lupa bawa dayung. Karena dayung punya peranan vital untuk pengendalian perahu. Biasanya kalau kita menggunakan jasa pemandu, ia akan menjelaskan cara menggunakan dayung yang benar. Teknik menggunakan dayung biasanya berdasarkan posisi duduk di perahu karet.

Mungkin banyak orang yang bertanya; mengapa harus duduk di pinggir perahu? Posisi duduk di pinggir perahu karet bertujuan untuk menjaga keseimbangan tubuh kita saat mengarungi jeram di sungai yang deras. Biasanya posisi duduk juga diatur sesuai dengan berat badan.


Tips terjatuh dari perahu
Hal yang seakan menjadi sebuah kewajiban saat melakukan rafting adalah terlempar ke air. Ini terbilang wajar, bahkan ini sensasi yang dicari beberapa orang. Tapi ada yang perlu kita ingat baik-baik adalah jangan panik. Toh, kita juga sudah menggunakan pelampung, kan? Jadi kita harus tetap tenang.

Arahkan kepala kita ke atas dengan posisi kaki terlentang. Jangan melawan arus, dan jangan membelakangi arus. Arahkan pandangan ke depan, ke arah arus, dan angkatlah kaki. Ini berguna untuk memerhatikan sekitar, termasuk batu di depan kita. Jika ada batu di depan kita maka bisa kita tahan dengan menggunakan kaki.