Liburan Ke Bintan, Gak Pakai Menguras Budget? Bisa!

Popularitasnya di kalangan wisman membuat biaya melancong ke sana cukup mahal bagi wisatawan nusantara. Tapi ternyata Bintan masih sangat ramah untuk backpacker domestik.

Panorama yang menakjubkan, populasinya yang masih sedikit, dan infrastruktur yang terus berkembang membuat Pulau Bintan menjadi primadona wisatawan khususnya mancanegara. Mayoritas wisman datang dari Singapura, Australia, dan China.

Dari segi akses kita bisa menggunakan jalur udara dari Pulau Jawa. Dari Jakarta, banyak penerbangan kelas ekonomi dengan harga mulai Rp 478.000. Maskapai ekonomi yang melayani penerbangan Jakarta-Tanjung Pinang ialah Citilink, Lion, Sriwijaya, dan Nam Air. Setelah sampai di Bandara Raja Haji Fisabilillah, kita bisa menggunakan taksi. Taksi di sini tidak menggunakan argo, jadi kita harus pintar-pintar nego harga.


Lokasi di Luar Lagoi
Bagi backpacker, disarankan untuk mengambil penginapan di luar atau di sekitar Lagoi. Banyak hotel, motel dan penginapan lain di sekitar Lagoi yang low budget. Apalagi banyak destinasi wisata yang merupakan public spot di Bintan. Beberapa pantai tak perlu merogoh biaya masuk. Seperti di beberapa bagian Pantai Lagoi, kita hanya perlu menyewa gazebo kayu untuk beristirahat. Selain itu ada juga pantai-pantai menarik lainnya, wisata budaya, hingga padang pasir yang menawan saat matahari tenggelam.


Musim Liburan Singapura
Waktu terbaik untuk backpacker tentunya di luar peak season. Hindari musim liburan Singapura dan musim liburan China. Di waktu peak season, Bintan akan dipadati oleh wisatawan internasional yang ini menikmati nuansa kepulauan tropis.


Street Food Aduhai
Untuk makanan, kita bisa mencari masakan tradisional Bintan. Tipe sajian street food akan lebih menggugah selera. Bintan sendiri memiliki makanan khas yakni Gong-gong Bintan, selain juga aneka seafood dengan harga terjangkau.


Transportasi
Untuk mengeksplor Bintan, tentunya kita perlu kendaraan pribadi. Pasalnya kendaraan umum di sini sangatlah minim. Kita bisa menyewa mobil dan motor dengan tarif yang sama seperti di Pulau Jawa, yaitu sekitar Rp 300.000 per hari untuk minibus tanpa supir. Untuk penyewaannya sendiri, ada baiknya mencari yang terjangkau terlebih dulu via internet sebelum kita ke sana.


Foto : Yuli Seperi