Tips Mendaki Gunung Bersama Keluarga dan Anak

Mendaki gunung memang menjadi kegiatan yang menyenangkan, terlebih ketika dilakukan saat liburan. Kegiatan ini pun ternyata juga bisa dilakukan bersama keluarga.

Meski keliatannya merupakan kegiatan yang cukup ekstrem, namun ternyata mendaki atau menjelajahi gunung bisa dilakukan bersama keluarga, termasuk anak-anak. Akan tetapi tentunya harus didukung dengan persiapan yang matang, dan sangat diperhitungkan.

Agar liburan di alam terbuka berjalan lancar dan menjadi pengalaman yang berkesan, berikut Pesona Travel berikan tipsnya:

Cari tahu informasi pendakian

Sangat penting untuk mengetahui area pendakian yang akan dilalui bersama keluarga. Carilah track yang tidak terlalu menyulitkan, khususnya bagi anak-anak yang masih kecil. Usahakan untuk mencari jenis pegunungan dengan jalur yang tidak terlalu curam dan aman.

Berikan gambaran kepada anak

Penting bagi anak mengetahui seperti apa medan yang akan ditempuh dan apa yang akan mereka lakukan ketika perjalanan mendaki gunung. Para orang tua pun harus memberi tahu mereka harus selalu mawas diri. Yakinkan pada mereka kegiatan ini akan menjadi kegiatan yang seru dan takkan terlupakan.

Pilih sepatu yang nyaman dan aman

Tidak ada yang dapat menggantikan kenyamanan sepatu yang digunakan pendaki dalam acara mendaki gunung. Hal ini sangat penting, maka disarankan agar memilih sepatu yang memang dirancang untuk melindungi area pergelangan kaki dan anti selip.

Hindari menggunakan sandal yang terbuka untuk anak-anak. Jika menggunakan sepatu lari, pastikan mengenakan kaos kaki setinggi lutut untuk menghindari cedera dan gigitan serangga yang ada di tanah.

Ajari etika berada di alam bebas

Mendaki gunung bermanfaat untuk belajar saling menghormati satu sama lain. Ajarilah anak untuk menghormati tanaman-tanaman yang ada di jalur pendakian dnegan tidak sembarangan memetiknya, selalu menjaga ketenangan dan tidak membuang sampah sembarangan.

Bawa perbekalan yang cukup

Anak-anak memerlukan energi yang cukup untuk melakukan pendakian. Bawalah sebotol besar air minum dan cemilan ringan yang mengenyangkan, misalnya roti gandum. Hindarilah terlalu banyak gula-gulaan yang dimakan selama perjalanan.

Yang Seru di Nusa Tenggara Timur :

Lima Alasan Mengapa Harus Berkunjung ke Sumba

15 October 2019

Pernahkah Sobat Pesona membayangkan mempunyai karpet hijau raksasa kemudian di bentangkan untuk menutup sebuah area perbukitan yang luas? Kesan itulah yang akan Sobat Pesona dapatkan dan terlihat dari jendela pesawat sesaat sebelum mendarat di Waingapu, sebuah kota kecamatan yang merupakan ibu kota dari Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.


Senja-senja Fenomenal di Pulau Sumba

14 October 2019

Pulau Sumba merupakan salah satu pulau indah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menyuguhkan senja-senja yang fenomenal. Destinasi unik dan pengalaman menikmati proses matahari terbenam dengan langit berwarna merah jingga hingga violet juga dapat ditemukan di pulau yang terkenal tradisi Pasola dan kuda-kudanya yang begitu khas.


Blusukan ke Kampung Adat di Pulau Sumba

14 October 2019

Perjalanan ke Pulau Sumba membawa saya jauh dari sekedar berburu pantai, danau, air terjun, sabana atau senja yang memukau. Pulau Sumba memikat saya dengan rumah-rumah adatnya yang masih lestari. Rumah adat yang penuh dengan filosofi kehidupan, dibangun berdasarkan ilmu dan pengalaman para leluhur.


Semana Santa, Tradisi Religi di Balik Indahnya Laut

12 October 2019

Sudah lama kami ingin mengikuti Semana Santa. Biasanya beberapa gereja di sana menyiapkan kamar-kamar asrama, homestay, bahkan ruang-ruang kelas untuk di sewa pada saat pekan suci tersebut. Seminggu sebelum Hari Paskah, hampir semua penduduk Larantuka mulai menyiapkan diri mereka masing-masing.