Transit Lama? Ini Tips Anti-Bosan Menunggu di Bandara

Untuk penerbangan dengan destinasi yang agak jauh, biasanya pihak maskapai penerbangan akan menerapkan sistem transit. Proses perpindahan pesawat untuk menuju tujuan berikutnya. Terkadang proses transit bisa cepat, bahkan bisa lebih.

Apa yang harus dilakukan kalau transit sampai 12 jam? Tengah malam pula. Pasti membosankan dan mengesalkan. Kalau di negara Asia Tenggara, bisa keluar bandara karena bebas visa, kalau negara yang harus pakai visa?

Kalau 12 jam mungkin bisa keluar bandara, kalau 6 jam adalah waktu yang nanggung. Mau keluar bandara terlalu mepet, di bandara saja pun juga membosankan. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat transit lama di bandara.

Belanja

Belanja, atau sekadar cuci mata setelah bosan di pesawat. Yang penting perhatikan isi dompet kita, jangan sampai uangnya tersedot banyak untuk belanja di bandara. Perhitungkan juga, jangan sampai terlalu banyak barang belanjaan, hingga menyusahkan saat menentengnya kembali ke pesawat. Kadang kala spot ini menjadi paling asik untuk menghabiskan waktu transit di bandara. Bisa membeli berbagai aksesori yang unik, atau oleh-oleh untuk kerabat yang belum sempat disiapkan.

Wisata Kuliner

Jika transit di bandara tidak terlalu lama, bisa menggunakan kesempatan untuk mencicipi makanan dan minuman khas lokal. Pasti banyak pilihan tempat menjajakan makanan dan minuman khas lokal di bandara. Walau biasanya agak mahal. Setiap bandara memiliki beberapa restoran, kafe, atau tempat makan kecil untuk memenuhi kebutuhan para penumpang pesawat yang sedang transit.

Spot free Wi-Fi biasanya banyak di sudut–sudut bandara. Cara paling gampang dan murah meriah saat transit, istirahat sambil berselancar di dunia maya. Bisa chatting, skype, atau sekadar mengunggah status di jejaring sosial. Bisa juga cari permainan online menarik, mendengarkan musik, dan menonton film melalui internet.

Membaca

Membaca saat transit adalah pilihan favorit para penumpang pada umumnya. Membaca buku yang ringan, seperti novel, komik, majalah, atau koran. Ada juga  bandara menyediakan sudut untuk membaca dengan menyediakan berbagai buku bacaan ringan dan santai. Menghabiskan waktu untuk membaca sebuah novel baru sampai habis di bandara bisa jadi alternatif saat menunggu penerbangan berikutnya.

Jika tak ada perpustakaan di bandara, bisa membeli koran sekedar untuk bahan bacaan. Bagi yang gemar membaca, tentunya saat tahu penerbangan terdapat waktu transit, bisa menyiapkannya dari rumah untuk bahan bacaan selama perjalanan. Buku tersebut bisa dibaca saat transit atau berada di kabin pesawat.

Tour Singkat di Sekitar Bandara

Sebelum berangkat, biasakan untuk riset kecil-kecilan, destinasi wisata di sekitar bandara tempat kita transit. Bisa wisata apapun, budaya hingga kuliner khas. Kalau waktu transit cukup lama, misalnya lebih dari 2 jam, kita bisa ‘kabur’ sejenak. Nikmati tour singkat di sekitar bandara, cicipi keelokan atau kelezatan dari kota yang kita singgahi, walau hanya sesaat. Transit lama pun tak lagi mengesalkan, tapi justru berkesan.

Hal yang perlu diperhitungkan adalah waktu transit. Pastikan jalan–jalan ke kotanya tidak membuat telat kembali ke bandara, perhatikan tingkat kemacetan dan transportasi tercepat antara bandara dan kota.

Kalau waktu transit cukup lama atau lebih dari enam jam, tidak ada salahnya pergi ke luar bandara dan ikut tur singkat menggunakan transportasi umum. Apalagi kalau transit pagi atau siang hari. Pasti menarik untuk dicoba.