20 September 2018

s/d 07 October 2018

Pameran Kain Tenun Ulos

Yayasan DEL bekerjasama dengan Tobatenun menginisiasi kegiatan pelestarian budaya Batak dalam bentuk pameran kain Ulos. Bertajuk Ulos, Hangoluan dan Tondi, pameran ini  diadakan selama 14 hari, mulai tanggal 20 September sampai 7 Oktober 2018, di Museum Tekstil, Jakarta.

Hangoluan sendiri memiliki arti sebagai Kehidupan. Sedangakan Tondi berarti Jiwa. Hal ini menggambarkan kain Ulos yang merupakan kehidupan dan jiwa masyarakat Batak. Ada sekitar 50 kain ulos yang dipamerkan. Untuk menarik minat anak muda, Pameran Ulos ini juga berkolaborasi dengan desain interior muda Indonesia, Mita Lukardi.

Konsep pameran ini adalah stages of life, alias perjalanan kehidupan. Jadi penggunaan ulos mulai dari kita lahir, sampai mati itu semua ada jenisnya, loh. Dari birth (lahir), life (hidup), marriage (menikah), dan death (mati). Semua ada aturannya, dan tidak boleh sembarangan dipakai.


Lokasi Acara



Review 12


Wah kren budaya batak sangat unik

Febriwan Harefa


Wah keren

Makhmudin


Pameran Kain Tenun Ulos di Museum Tekstil Jakarta menampilkan 50 kain ulos khas Batak

Adnan Yollanda


Ulos menjadi kain khas Batak,kain Ulos yang merupakan kehidupan dan jiwa masyarakat Batak. Ada sekitar 50 kain ulos yang dipamerkan.

Ria Restyowati


Sebagai suku batak saya bangga dengan kain tenun ulos ini. Saya sendiri punya ulos dari pemberian orangtua saat menikah.

Dina Faramitha Simbolon