01 September 2019

s/d 10 September 2019

Festival Tabot Bengkulu

Selama sepuluh hari, mulai dari 1 hingga 10 Muharam 1440 Hijriah, Kota Bengkulu sangat ramai. Tahun ini, 1 Muharam pada kalender hijriah akan jatuh pada tanggal 1-10 September 2019. Biasanya, festival ini akan dimulai pada malam hari dengan “mengambik tanah” (ambil tanah), “duduk penja” dengan mensucikan diri terlebih dahulu. Pada malam kelima dan keenam, akan dilaksanakan “manjara”, yang merupakan peringatan atas perang karbala yang dulu terjadi.

Festival Tabot sebetulnya drama yang menghormati syahidnya Imam Husein di Padang Karbala. Bengkulu memiliki 17  kelompok pembuat Tabut Sakral. Dari 17 kelompok tersebut dibagi dua, 9 Tabut Imam, 8 kelompok Tabut Bangsal. Pada menjara pertama ini, kelompok Tabut Sakral akan mendatangi kelompok Tabut Imam dengan membawa berbagai tetabuhan seperti gendang dol.

Puncak dari Festival Tabot ini adalah pada tanggal 10 Muharam dengan membuang tabut ke suatu tempat yang disebut Karblah. Karblah itu nama tempat di Kota Bengkulu, sama dengan Karbala  yang berarti tanah merah. Kenapa dibuang? Ini adalah simbolisasi dari kekuasaan yang identik dengan keangkuhan, kesombongan, dan kemewahan. Nah, kesombongan itu yang dibuang. Inilah kenapa tabut dibuat seindah-indahnya, lalu dibuang yang nantinya pada 10 muharam.


Lokasi Acara



Review 0