Sign In or Sign Up

  • Ini Dia Deretan Event di Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi

    slidebg1

Ini Dia Deretan Event di Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi

13 January 2018

Jawa Barat memiliki berbagai macam daya tarik wisata. Kondisi geologi berupa gunung, bukit, sungai, dan pantai merupakan potensi alam yang menarik bagi wisatawan, berpadu dengan kondisi cuaca dan iklim yang umumnya sejuk.

Bahasa, kesenian, sistem kekerabatan, mata pencaharian, ciri khas rumah, pakaian, upacara adat, dan kuliner tradisional menjadi potensi sosial budaya masyarakat yang memperkaya keragaman daya tarik wisata Jawa Barat.

Memang, Anda bisa kapan saja berlibur dan menjelajahi tempat-tempat wisata di Jawa Barat. Namun, akan lebih baik lagi jika Anda mengetahui jadwal acara wisata di Jawa Barat sepanjang 2018 ini, yang sangat disayangkan jika Anda lewatkan.

Asia Africa Karnaval (13 Mei 2018)

Karnaval Asia Afrika adalah acara satu hari yang menampilkan parade kostum terbaik dari negara Asia & Afrika. Festival ini bertujuan untuk memperingati konferensi negara-negara di Asia dan Afrika yang mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika melawan neokonolialisme. Karnaval Asia Afria juga mengunggah perayaan dengan cita rasa kuliner, pameran interaktif, workshop education dan talkshow, dan konser artis.

Al Mizan Sufi Music Festival (14 Juli 2018)

Festival Musik dan Pertunjukan yang diselenggarakan di Pesantren Al Mizan Majalengka telah berlangsung satu dekade. Dimulai dari tradisi musik Ki Buyut yang digunakan untuk  berdakwah bagi iman yang terbuka, kini menjadi festival keberagaman yang aktif dan unik. Menghadirkan berbagai aliran musik sufi, ditampilkan pula ekspresi seni dari lintas iman yang memperkaya ekspresi religius berbagai tradisi.

Matasora World Music Festival (21 - 22 Juli 2018)

Matasora World Music Festival merupakan festival musik yang menampilkan berbagai macam genre musik dan kultur, baik lokal maupun internasional, dan juga akan menghadirkan suasana kekinian sejalan dengan semangat generasi millennials melalui adanya pasar seni budaya yang suasananya bisa dirasakan dan bisa dilihat. Digelar di Kota Bandung, acara yang berlangsung selama dua hari ini akan memiliki kesan tersendiri bagi Anda.

International Angklung Festival Kuningan (17 Agustus 2018)

Festival Angklung adalah festival dengan latar belakang sejarah peristiwa Perjanjian Linggarjati. Event ini digelar sebagai wujud peringatan hari angklung dunia, dikaitkan dengan festival seni kuningan dengan Perjanjian Linggarjati, karena pada saat itu angklung merupakan bagian dari diplomasi budaya indonesia dalam Perjanjian Linggarjati. Festival digelar dalam 2 hari, diisi dengan berbagai nilai-nilai budaya Kuningan termasuk ekskursi/tamasya kepada situs-situs kebudayaan dan kesejarahan.

 

Geopark Ciletuh Festival (28 September 2018)

Seni yang memadukan  antara nature, culture dan adventure di gelar pada kawasan yang sedang diajukan dalam jaringan geopark dunia ini. Mitos lokal kisah putri Kadia diangkat sebagai penghubung dengan masa lalu, berdampingan dengan kemeriahan surfing di Pangandaran.  Lansekap dramatis Sukabumi menjadi latar penjelajahan penyuka sejarah bumi, sambil menonton pertunjukan musik tradisi dan world music.

Gebyar Pesona Budaya Garut (14 - 18 Oktober 2018)

Pada era 1930-an, Garut dikenal sebagai destinasi utama pariwisata Indonesia, sejajar dengan Bali, Yogyakarta dan Jakarta. Pemandangan pedesaan yang romantik, hawa sejuk pegunungan, permandian air panas dan jalur kereta yang membelah gunung, menjadi sasaran pelancong Eropa. Melalui Gebyar Pesona, tradisi pariwisata Garut yang terendam dibangkitkan kembali dengan berbagai event budaya. Mulai dari Kirab Congcot, Domba Catwalk, Batik Garutan hingga pementasan sepuluh pertunjukan seni terbaik kawasan, akan disuguhkan dalam acara ini.

Festival Budaya Cirebon (21 - 28 November 2018)

Adalah festival yang mengambil tema kerata pakasi naga lima yaitu simbol kejayaan kerajaan Cirebon. Paksi nagalima merupakan warisan pusaka dari Cirebon. Ide dasar festival kreasi dari tema (paksinagalima) adalah perpautan/gabungan dari tiga jenis hewan.

Makna yang terkandung dalam paksinagalima yaitu paksi atau burung yang mewakili simbol budaya islam; Naga merupakan mewakili budaya china; dan liman mewakili budaya india. Selain menampilkan adat budaya dan tradisi keraton yang didasarkan kepada kebesaran masa lalu yang saat ini masih berlangsung, Festival Buidaya Cirebon juga menonjolkan fesyen berbasiskan budaya lokal.

 

 

Tags :

Posting Terkait

Aktivitas

0 0

Yogyakarta Jadi Tempat Singgah Pertama Api Obor Asean Games 2018

18 July 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Meriahnya Perayaan Waisak di Jambi

17 Mei 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Nonton Bareng Fenomena Trilogi Lunar di ‘Bluemoon Festival’ FEST In Fest 2018

31 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

FESTInFest 2018 Himpun Potensi, Pengalaman, serta Kerja Sama Penyelenggara Festival dan Industri

30 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

FEST In Fest 2018 Persembahkan Bluemoon Festival sebagai Acara Puncak

25 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Kementerian Pariwisata Dongkrak Jumlah Wisman lewat Event Sensation 2018

24 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Asimilasi Budaya Dayak, Melayu dan Tionghoa Berbaur dalam Perayaan Cap Go Meh Singkawang 2018

18 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Dapatkan Pengalaman Spektakuler di Festival Komodo 2018

18 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

100 Wonderful Events: Pastikan Anda Datang ke Aceh pada Mei dan Juli

13 January 2018

Loading...