Sign In or Sign Up

  • Di Kaki Sibayak

    slidebg1

Di Kaki Sibayak

21 October 2017

Oleh: National Geographic Indonesia (Harley Bayu Sastha) 

Gunung Sibayak seluas 2172 m yang biasa disebut rangkap Sibayak. Bersama gunung Sinabung, memasuki wilayah ibukota Tana Karo Kabanjahe, dekat kota gairah Brastagi, 77 km dari Medan.

 

Kembali ke Tanah Karo ada empat kerajaan dengan Sibayak (raja) Lingga (asal Marga Karo-Karo Sinulingga), Sarinembah (Sembiring Milala), Cinta (Ginting like), Barusjahe (Karo-Karo Barus) dan Kutabuluh (Prangin-wind), Orang-orang Karo ramah dan perhatian tinggi. Hidup harmonis meski ada perbedaan agama.

 

Sibayak adalah jenis strato gunung (dilapisi) banyak kawah. Akibat letusan di masa lalu, puncak gunung kini hancur berantakan. Rekaman aktivitas magmatik terakhir di tahun 1600-an dikategorikan sebagai gunung berapi yang diklasifikasikan tipe B. Banyak turis mancanegara naik ke sini. Melalui jalur Brastagi ke Desa Doulo, Desa Roh Gunung dan Jalur 54.

 

Pertengahan Mei 2004, saya dan seorang rekan Hendri Agustin mendaki desa Daulo dan turun melalui desa Semangat. Jalur pendakian tidak terlalu sulit. Hampir terbuka untuk melewati kawah. Di sebelah kiri sungai air jernih namun airnya asam belerang. Sesekali terdengar bunyi Siamang. Disertai dengan semburan dinding kawah di kejauhan menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Kira-kira 2 jam perjalanan, kami memasuki area kawah, persis di Peak Tower dan Peak horse hooves. Batuan lahar Andesit dan bau belerang.

 

Jalan menuju puncak kuku kuda rawan tanah longsor karena berpasir dan berbatu dengan kemiringan 55-60 °. Setelah 30 menit, kami sampai di puncak. Kawasan ini cukup luas dengan batu-batuan besar berbatu-batu gunung. Kami mendirikan tenda di antara dua batu besar, cukup untuk tenda tiga orang, terlindung dari angin.

 

Besok pagi, pukul 08.00 kita turun. Ada batu besar dengan batang rokok yang disisipkan di antara batang bambu sebagai persembahan. Kami melewati hutan bambu dan sebuah rencana pembangkit tenaga panas bumi dan tiba di alam alami Taman air panas Lau-debuk yang terbentuk dari celah-celah yang berasal dari aliran lahar di lereng selatan Sibayak. Pada hari Minggu dan hari libur ramai karena lokasinya sangat indah, tepat di kaki Sibayak, dikelilingi perbukitan. Perendaman bisa menghilangkan kepenatan dan lelah, diyakini bisa menyembuhkan penyakit kulit.

Pada waktu tertentu, penganut Kalak Sipenema - animisme - biasa melakukan epangir ku lau (ritual mandi air bunga), membersihkan diri dari roh jahat dan nasib buruk di wilayah yang diyakini merupakan salah satu tempat yang paling sakral. Bunga Air (LauPangiren), dicampur dengan jeruk nipis, Rimo Malem (jeruk) dan bunga rampai. Disertai untuk persembahan.

 

Logistik Menuju Sibayak:

Dari Bandara Polonia, naik taksi Medan 15 menit ke Padang Bulan, pergilah ke Brastagi dengan elf Sinabung Jaya / Silk / Dressage Borneo, kira-kira 2 jam perjalanan menaiki jalan berkelok-kelok menuju Brastagi Rp 10.000 / orang (November 2008). Penginapan tersedia dari hotel kelas melati Wisma Sibayak sampai 4 (****) seperti Hotel International Sibayak, Hotel Sinabung, Hotel Mikie Holiday, Hotel Bukit Kubu, Hotel Mutiara Brastagi.

Home meal: berbagai menu tersedia di Brastagi. Bagi kaum muslimin lebih baik mencari makanan khusus atau restoran Padang. Tempat Menarik: Pajak (pasar) Buah Berastagi, Bukit Gundaling, Taman Hutan Bukit Barisan, Budaya Desa Lingga, Dokan, Penatapan Tongging, Air Terjun Sipiso-piso, Danau Lau Kawar.

 

Tags : Alam ,gunung

Posting Terkait

Aktivitas

0 0

Nonton Bareng Fenomena Trilogi Lunar di ‘Bluemoon Festival’ FEST In Fest 2018

31 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

FESTInFest 2018 Himpun Potensi, Pengalaman, serta Kerja Sama Penyelenggara Festival dan Industri

30 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

FEST In Fest 2018 Persembahkan Bluemoon Festival sebagai Acara Puncak

25 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Kementerian Pariwisata Dongkrak Jumlah Wisman lewat Event Sensation 2018

24 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Asimilasi Budaya Dayak, Melayu dan Tionghoa Berbaur dalam Perayaan Cap Go Meh Singkawang 2018

18 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Dapatkan Pengalaman Spektakuler di Festival Komodo 2018

18 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

100 Wonderful Events: Pastikan Anda Datang ke Aceh pada Mei dan Juli

13 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Ini Dia Deretan Event di Jawa Barat yang Wajib Dikunjungi

13 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

100 Wonderful Events: Tiga Event Menarik 2018 di Riau yang Tak Boleh Dilewatkan

12 January 2018

Loading...