Sign In or Sign Up

  • Menghitung Bintang di Kawah Ijen

    slidebg1

Menghitung Bintang di Kawah Ijen

18 October 2017

Oleh: National Geographic Indonesia (Nicholas Ingram & Manggalani R Ukirsari) 

"Kami semakin merasakan keindahan Ijen sekaligus takjub melihat betapa sulitnya 'orang gunung' para penambang."

 

Pengantar kami ke kawah mengejutkan lebih dari 10 tahun yang lalu, ketika salah satu dari kami tertegun menyaksikan sosok pertambangan belerang di televisi. Saat pekerja pelabuhan Sunda Kelapa mampu mengangkat tas semen sambil berjalan di atas penghubung dek kayu Phinisi dengan ujung dermaga, mereka melakukan hal yang sama. Membutuhkan konsentrasi dan usaha. Bahkan pusat penambangan belerang pun lebih berat. Memanjat tangga ke bibir kawah, memikul beban mendekati 100 kg dan dibesarkan dari kaldera.

 

Salah satu dari kami tinggal selama tiga hari dengan para penambang di gubuk sederhana mereka. Mengobrol dan menghitung bintang di malam hari dari ketinggian di mana mereka berada, melihat sekejap Banyuwangi dari kejauhan, saat mengobrol dalam bahasa Indonesia.

 

Kenangan itu membawa kita kembali ke kawah (2.368 m). Jelaskan bagaimana penambangan untuk menunjang keluarga mereka. Berjalan menjelang fajar, sambil memikul keranjang. Ucapkan halo dan sampaikan senyum tulus kepada kami, teruskan ke kaldera untuk mengambil potongan belerang.

 

National Geographic Indonesia

 

Pipa besi mengeringkan uap fumarola kemerahan dari kawah. Saat terkena udara dari luar dan mendingin, bentuknya membeku menjadi potongan kuning. Para penambang dipotong untuk dimasukkan ke dalam keranjang dan diserahkan ke koleksi pos.

 

Seng belerang Kawah Ijen membuat para penambang tampak seperti bayang-bayang. Sedangkan cerukan air pirus dengan keasaman tinggi terlihat cantik. Membentengi dinding kaldera, latar belakang gunung berapi Ijen (2.799 m), Merapi (2.800 m), dan Raung (3.332 m).

 

Dalam perjalanan pulang, perkebunan kopi dan kayu manis menggantikan keindahan Kawah Ijen dan kabut belerang yang menggelegak. Saat melihat pemandangan pegunungan di bagian timur pangkalan Pulau Jawa, kita semakin merasakan keindahan Ijen sekaligus takjub melihat betapa sulitnya 'orang gunung' para penambang.

Tags : Alam

Posting Terkait

Aktivitas

0 0

Yogyakarta Jadi Tempat Singgah Pertama Api Obor Asean Games 2018

18 July 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Meriahnya Perayaan Waisak di Jambi

17 Mei 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Nonton Bareng Fenomena Trilogi Lunar di ‘Bluemoon Festival’ FEST In Fest 2018

31 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

FESTInFest 2018 Himpun Potensi, Pengalaman, serta Kerja Sama Penyelenggara Festival dan Industri

30 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

FEST In Fest 2018 Persembahkan Bluemoon Festival sebagai Acara Puncak

25 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Kementerian Pariwisata Dongkrak Jumlah Wisman lewat Event Sensation 2018

24 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Asimilasi Budaya Dayak, Melayu dan Tionghoa Berbaur dalam Perayaan Cap Go Meh Singkawang 2018

18 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

Dapatkan Pengalaman Spektakuler di Festival Komodo 2018

18 January 2018

Loading...
Aktivitas

0 0

100 Wonderful Events: Pastikan Anda Datang ke Aceh pada Mei dan Juli

13 January 2018

Loading...